Saturday, June 8, 2013

Function Generator

Function Generator 

Pengertian Function Generator 

Function Generator merupakan suatu alat yang menghasilkan sinyal/gelombang sinus (ada juga gelombang segi empat, gelombang segi tiga) dimana frekuensi serta amplitudenya dapat diubah-ubah. Pada umumnya dalam melakukan praktikum Rangkaian Elektronika (Rangkaian Listrik), generator sinyal ini dipakai bersama-sama dengan osiloskop. 
Gambar Function Generator 
BebBerapa tombol / saklar pengatur yang biasanya terdapat pada generator ini adalah: 
  1. Saklar daya (power switch): Untuk menyalakan generator sinyal, sambungkan generator sinyal ke tegangan jala-jala, lalu tekan saklar daya ini. 
  2. Pengatur Frekuensi: Tekan dan putar untuk mengatur frekuensi keluaran dalam range frekuensi yang telah dipilih 
  3. Indikator frekuensi: Menunjukkan nilai frekuensi sekarang. 
  4. Terminal output TTL/CMOS: terminal yang menghasilkan keluaran yang kompatibel dengan TTL/CMOS 
  5. Duty function: Tarik dan putar tombol ini untuk mengatur duty cycle gelombang. 
  6. Selektor TTL/CMOS: Ketika tombol ini ditekan, terminal output TTL/CMOS akan mengeluarkan gelombang yang kompatibel dengan TTL. Sedangkan jika tombol ini ditarik, maka besarnya tegangan kompatibel output (yang akan keluar dari terminal output TTL/CMOS) dapat diatur antara 5-15Vpp, sesuai besarnya tegangan yang kompatibel dengan CMOS. 
  7. DC Offset: Untuk memberikan offset (tegangan DC) pada sinyal +/- 10V. Tarik dan putar searah jarum jam untuk mendapatkan level tegangan DC positif, atau putar ke arah yang berlawanan untuk mendapatkan level tegangan DC negatif. Jika tombol ini tidak ditarik, keluaran dari generator sinyal adalah murni tegangan AC. Misalnya jika tanpa offset, sinyal yang dikeluarkan adalah sinyal dengan amplitude berkisar +2,5V dan -2,5V. Sedangkan jika tombol offset ini ditarik, tegangan yang dikeluarkan dapat diatur (dengan cara memutar tombol tersebut) sehingga sesuai tegangan yang diinginkan (misal berkisar +5V dan 0V). 
  8. Amplitude output: Putar searah jarum jam untuk mendapatkan tegangan output yang maksimal, dan kebalikannya untuk output -20dB. Jika tombol ditarik, maka output akan diperlemah sebesar 20dB. 
  9. Selektor fungsi: Tekan salah satu dari ketiga tombol ini untuk memilih bentuk gelombang output yang diinginkan 
  10. Terminal output utama: terminal yang mengelurakan sinyal output utama 
  11. Tampilan pencacah (counter display): tampilan nilai frekuensi dalam format 6×0,3″ 
  12. Selektor range frekuensi: Tekan tombol yang relevan untuk memilih range frekuensi yang dibutuhkan. 
  13. Pelemahan 20dB: tekan tombol untuk mendapat output tegangan yang diperlemah sebesar 20dB 
Fitur-Fitur Function Generator 
  • Gelombang persegi - Sinyal berjalan langsung dari tegangan tinggi ke tegangan rendah. 
  • Gelombang sinus - kurva sinyal seperti sinusoid dari tinggi ke tegangan rendah. 
  • Gelombang segitiga - Sinyal berjalan dari tinggi ke tegangan rendah pada tingkat tetap.  

ULTRA SONOGRAFI (USG) 
Ultrasonografi medis (sonografi) adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa organ. Sonografi obstetrik biasa digunakan ketika masa kehamilan. 

Selain melihat gambar bayi dan mendeteksi ada atau tidaknya kelainan, USG bisa digunakan sebagai alat pemandu bila dokter mau melakukan penyedotan cairan ketuban, cairan kista, serta menuai sel telur pada proses bayi tabung. 

Beda penggunaan USG 2, 3 dan 4 dimensi 
USG 2 D 
USG 3 D 
USG 4 D 

Bentuk gambar yang terlihat 
Bayi dari satu sisi. 
Bayi secara keseluruhan. 
Bayi secara keseluruhan dan bergerak. 

Apa diketahui? 
Kelainan bawaan, namun kadang hanya dapat di mengerti oleh pemeriksa. 
Kelainan bawaan pada bayi (jantung, tulang, bibir, plasenta/tali pusar, alat kelamin). 
Sama dengan USG 3 D. 
Kapan paling ideal dilakukan? 
Sepanjang usia kehamilan. 
Sepanjang usia kehamilan, selagi ada ruang antara janin dan rahim yang terisi air ketuban. 
Untuk kepuasan melihat sangat dianjurkan pada usia 28-34 minggu. 
Sama dengan USG 3 D. 

Cara penyimpanan 
Dicetak seperti foto. 
Dapat disimpan dalam bentuk CD ROM, atau dicetak. 
Dapat disimpan dalam bentuk CD ROM, dengan image yang bergerak seperti video. 

WATT METER 
Wattmeter adalah instrumen pengukur daya listrik yang pembacaannya dalam satuan watt di mana merupakan kombinasi voltmeter dan amperemeter. 

Macam-macam wattmeter : 
• Wattmeter elektrodinamik 
• Wattmeter induksi 
• Wattmeter elektrostatik 

Kelebihan dan keterbatasan wattmeter induksi yaitu wattmeter induksi mempunyai skala lebar, bebas pengaruh medan liar, serta mempunyai peredaman bagus. Selain itu, alat ukur ini juga bebas dari error akibat frekuensi. Kelemahannya adalah timbulnya error yang kadang-kadang serius yang diakibatkan oleh pengaruh suhu sebab suhu ini berpengaruh pada tahanan lintasan arus. 

Pengukuran daya arus searah dapat dilakukan dengan alat ukur wattmeter. Di dalam instrumen ini terdapat dua macam kumparan yaitu kumparan arus dan kumparan tegangan. Kopel yang dikalikan oleh kedua macam kumparan tersebut berbanding lurus dari hasil perkalian arus dan tegangan. 
Daya listrik dalam pengertiannya dapat dikelompokkan dalam dua kelompok sesuai dengan catu tenaga listriknya, yaitu daya listrik DC dan daya listrik AC. 

Contoh gambar Watt meter 

OSCILLOSCOPE 
Oscilloscope adalah perangkat atau alat bantu yang biasa digunakan untuk menganalisa frekuensi yang terdapat didalam perangkat elektronika. Oscilloscope ini juga dapat dipergunakan dalam menganalisa frekuensi handphone, walaupun jika dilihat dari sisi fungsi kurang efisien dalam melakukan analisa pada perangkat ponsel. 

Manfaatnya dari osilloscope yaitu untuk mengukur besaran – besaran tegangan frekuensi, periode dan beda fasa. Bentuk sinyal listrik juga dapat dilihat dengan CRO. Ada berbagai bentuk sinyal listrik, yaitu: Sinusoida, Segitiga, atau Triangle, Kotak atau Square, denyut atau Pulse. Berbagai bentuk sinyal listrik tersebut dapat dengan mudah di ukur tegangannya, periodenyadan juga dapat menentukan beberapa frekuensinya. 

AVOMETER 
Avometer berasal dari kata ”AVO” dan ”meter”. Secara umum, pengertian dari AVO meter adalah suatu alat untuk mengukur arus , tegangan ,baik tegangan bolak balik ,maupun tegangan searah dan hambatan listrik . 

AVO meter sangat penting fungsinya dalam setiap pekerjaan elektronika karena dapat membantu menyelesaikan pekerjaan dengan mudah dan cepat,tetapi sebelum mempergunakannya,para pemakai harus mengenal terlebih dahulu jenis-jenis AVO meter dan bagaimana cara menggunakannya agar tidak terjadi salah pakai dan akan merusak AVO meter tersebut.

Ditulis Oleh : Efendi Pakpahan // 3:00 AM
Kategori:

0 komentar:

Post a Comment