Monday, July 8, 2013

Definisi Transportasi

Definisi Transportasi 
Transportasi berasal dari kata latin yaitu transportare, dimana trans berarti seberang atau sebelah lain dan portare berarti mengangkut atau membawa. Jadi transportasi berarti mengangkut atau membawa (sesuatu) ke sebelah lain atau dari suatu tempat ke tempat lainnya. Transportasi seperti itu merupakan suatu jasa yang diberikan guna menolong barang atau orang untuk dibawa dari suatu tempat ke tempat lainnya. 

Menurut Setijowarno dan Frazila (2001) transportasi berarti suatu kegiatan untuk memindahkan sesuatu (orang dan atau barang) dari satu tempat ke tempat yang lain, baik dengan atau tanpa sarana (kendaraan, pipa, dan lain-lain). Menurut Miro (2005), Transportasi diartikan sebagai usaha memindahkan, menggerakkan, mangangkut, atau mengalihkan suatu objek dari suatu tempat ke tempat lain, dimana ditempat lain ini objek tersebut lebih bermanfaat atau dapat berguna untuk tujuan-tujuan tertentu. Transportasi merupakan suatu proses yakni proses pindah, proses gerak, proses mengangkut dan mengalihkan dimana proses ini tidak bisa dilepaskan dari keperluan akan alat pendukung untuk menjamin lancarnya proses dimaksud sesuai dengan waktu yang diinginkan. Sedangkan menurut Salim (2006), Transportasi adalah kegiatan pemindahan barang (muatan) dan penumpang dari suatu tempat ke tempat lain.Jadi bisa dikatakan kalau transportasi merupakan usaha mengangkut atau membawa barang dan atau penumpang dari suatu tempat ke tempat lainnya.

Adapun unsur yang membentuk makna transportasi ialah :
· Manusia yang membutuhkan 
· Barang yang dibutuhkan 
· Kendaraan sebagai alat/sarana 
· Jalan dan terminal sebagai prasarana transportasi 
· Organisasi (pengelola transportasi) 

Kelima unsur ini mempunyai ciri-ciri tersendiri yang harus dipertimbangkan dalam menelaah masalah transportasi. Dalam hubungan ini perbaikan atau peningkatan transportasi terjadi bila terjadi perlakuan dan perbaikan pada salah satu atau lebih unsur-unsur tersebut. 

Aspek-aspek transportasi (M. Abdulkadir, 1991) : 
  1. Pelaku, adalah orang yang melakukan transportasi. Pelaku ini ada yang berupa badan usaha seperti perusahaan pengangkutan/transportasi dan ada pula yang beupa manusia pribadi, seperti buruh pengangkutan. 
  2. Alat transportasi/ pengangkutan, adalah alat yang digunakan untuk menyelenggarakan transportasi atau pengangkutan. Alat ini digerakkan secara mekanik dan memenuhi syarat undang-undang, seperti kendaraan bermotor, kapal laut, kapal udara, mobil Derek, dan lain-lain. 
  3. Barang atau penumpang, yaitu muatan yang diangkut oleh alat transportasi tersebut. 
  4. Perbuatan, yaitu kegiatan mengangkut barang atau penumpang sejak pemuatan sampai dengan penurunan di tempat yang ditentukan. 
  5. Fungsi pengangkutan, yaitu meningkatkan kegunaan dan nilai barang atau penumpang (orang). 
  6. Tujuan pengangkutan, yaitu sampai atau tiba di tempat tujuan yang ditentukan dengan selamat, dan biaya pengangkutan lunas. 
3 Peran Transportasi 
  1. Ketersediaan Barang : Adanya transport membuat barang dapat dikirim pada pembeli (pasar), biaya transport yang murah membuat barang –barang dapat dikirim kepada pembeli lain yang lebih jauh tempat tinggalnya 
  2. Stabilitas Harga : Transport / pergerakan barang membuat harga-harga barang menjadi stabil, peningkatan harga suatu barang dari satu tempat akan memuat barang serupa datang dari tempat lain 
  3. Nilai Tanah : Transport membuat barang-barang hasil produksi dapat dikirim ke pembeli, tanah menjadi produktif sehingga mempunyai harga bernilai, banyak tanah menjadi tidak produktif karena transport tidak tersedia. 
  4. Transport dan Harga Barang : Transport berpengaruh pada biaya produksi dan harga barang menjadi murah , penurunan biaya transport membuat harga barang turun barang sehingga bisa dikirim ke tempat yang lebih jauh lagi 
  5. Kompetisi : Transport membuat barang- barang dapat dikirim /dijual, transport yang murah membuat barang dapat dikirim/ dijual ketempat yang lebih jauh lagi 
  6. Urbanisasi : Perkembangan kota sangat tergantung pada transport, keterbatasan transportasi menghambat perkembangan kota. 
  7. Transport dan Kegiatan Sosial : Adanya transport membuat kita dapat mengunjungi keluarga, tempat rekreasi, penurunan biaya transport akan membuat kita dapat mengunjungi keluarga , tempat rekreasi yang lebih jauh lagi. 
4 Manfaat Transportasi 
Menurut Warpani (1990) manfaat transportasi dapat dilihat dari berbagai segi kehidupan masyarakat, yang dapat dikelompokkan dalam beberapa segi, yaitu segi ekonomi, segi sosial dan segi politik.

1. Manfaat Ekonomi 
Kegiatan ekonomi bertujuan memenuhi kebutuhan manusia dengan menciptakan manfaat. Transportasi adalah salah satu jenis kegiatan yang menyangkut peningkatan kebutuhan manusia dengan mengubah letak geografis barang dan orang sehingga akan menimbulkan adanya transaksi. 

2. Manfaat Sosial 
Transportasi menyediakan berbagai kemudahan, diantaranya a) pelayanan untuk perorangan atau kelompok, b) pertukaran atau penyampaian informasi, c) Perjalanan untuk bersantai, d) Memendekkan jarak, e) Memencarkan penduduk. 

3. Manfaat Politis 
  • Pengangkutan menciptakan persatuan dan kesatuan nasional yang semakin kuat dan meniadakan isolasi. 
  • Pengangkutan menyebabkan pelayanan kepada masyarakat dapat dikembangkan atau diperluas dengan lebih merata pada setiap bagian wilayah suatu negara. 
  • Keamanan negara terhadap serangan dari luar negeri yang tidak dikehendaki mungkin sekali tergantung pada pengangkutan yang efisien yang memudahkan mobilisasi segala daya (kemampuan dan ketahanan ) nasional, serta memungkinkan perpindahan pasukan-pasukan perang selama masa perang. 
  • Sistem pengangkutan yang efisien memungkinkan negara memindahkan dan mengangkut penduduk dari daerah yang mengalami bencana ke tempat yang lebih aman. 
4. Manfaat Kewilayahan 
Memenuhi kebutuhan penduduk di kota, desa, atau pedalaman. 

II. 5 Jenis-jenis Transportasi 
Menurut Utomo, ada tiga jenis transportasi, yakni : 
Transportasi darat: kendaraan bermotor, kereta api, gerobak yang ditarik oleh hewan (kuda, sapi,kerbau), atau manusia. Moda transportasi darat dipilih berdasarkan faktor-faktor seperti jenis dan spesifikasi kendaraan, jarak perjalanan, tujuan perjalanan, ketersediaan moda, ukuran kota dan kerapatan permukiman, faktor sosial-ekonomi. 
Transportasi air (sungai, danau, laut): kapal,tongkang, perahu, rakit. 
Transportasi udara: pesawat terbang. 

Transportasi udara dapat menjangkau tempat – tempat yang tidak dapat ditempuh dengan moda darat atau laut, di samping mampu bergerak lebih cepat dan mempunyai lintasan yang lurus, serta praktis bebas hambatan. 

Ditulis Oleh : Efendi Pakpahan // 6:39 AM
Kategori:

1 komentar:

  1. Makasih gan udah share , blog ini sangat membantu dan bermanfaat ......................


    bisnistiket.co.id

    ReplyDelete