Tuesday, July 7, 2015

MERAWAT GIGI AGAR TETAP SEHAT, BERSIH DAN INDAH

Merawat Gigi agar tetap Sehat dan Kuat
Apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut?
Disini akan saya jelaskan tentang merawat gigi dan mulut agar tetap sehat dan indah

Biasakan siap makan menggosok gigi, hindari menggunakan tusuk gigi setelah siap makan
Setelah siap menikmati makan, biasanya sebagian makanan lengket di celah-celah gigi. Keadaan ini dapat mengganggu dan jika dibiarkan terlalu lama dapat menyebabkan gigi rusak. Untuk mengeluarkannya, minum lah air mineral serta kumur-kumur ini lebih baik  daripada menggunakan tusuk gigi. Sebaliknya penggunaan tusuk gigi memungkinkan terjadinya pergeseran gigi dan melukai gusi sehingga membuat gusi berdarah dan infeksi.

Membersikan gigi dengan sikat gigi secara Benar
Bagaimana teknik menyikat gigi yang benar ?
Sikat dengan tidak terlalu keras (ringan). Menekan terlalu keras pada gigi akan menyebabkan gigi dan gusi rusak. Gusi akan mudah berdarah dan sangat sensitif terserang infeksi. Karena bermasalah, gusi menjadi tidak sempurna untuk menyangga gigi dan bisa mengakibatkan kerusak gigi dan bisa mengakibatkan gigi mudah tanggal.

Arah sikatan yang benar. Arah menyikat gigi yang benar adalah vertikal satu arah dari pangkal ke ujung gigi. Tujuannya adalah agar sisa makanan di sela gigi dapat tersapu keluar dan perbatasan gusi-gigi tidak terkikis. Arah sikatan untuk gigi geraham adalah sikat permukaan kunyah dengan gerakan ke kanan-kiri spt menyapu atau gerakan melingkat.

Durasi waktu menyikat gigi yang ideal adalah 2-3 menit. Kalau terlalu cepat, gigi akan kurang bersih tetapi kalau terlalu lama dapat mengikis email gigi dan mengiritasi gusi.
Gunakan sikat gigi berbulu lembut. Bulu sikat yang keras dan kaku akan merusak email gigii.

Pastikan bulu sikat rapi dan tidak keluar dari barisan.
Pilih sikat gigi dengan kepala sikat yang kecil. Ukuran kepala sikat yang sesuai dengan rahang akan membuat gigi lebih bersih karena dapat menjangkau bagian terdalam gigi.

Biasakan menyikat gigi dengan tepat dan disiplin
Waktu menyikat gigi yang dianjurkan adalah pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur, karena pada saat tidur, tidak ada produksi ludah. Akibatnya, jika ada sisa makanan, akan membuat bakteri dan kuman aktif. Sisa makanan yang mengandung asam dan gula akan melemahkan enamel gigi dan meningkatkan risiko gigi berlubang.

Berkumur dengan air bersih
Selesai menyikat gigi, lengkapi dengan berkumur dengan mouthwash yang mengandung antiseptik. Ini berguna untuk melindungi gigi dari plak. Pada mulut yang sedang mengalami masalah, misalnya luka pada gusi dapat menggunakan mouthwash yang mengandung antibiotik.

Kerok Lidah
Permukaan lidah berbentuk seperti “bukit lembah” yang berarti ada celah-celah pada permukaan lidah yang perlu dibersihkan. Kotoran tidak hilang jika dengan berkumur. Cara membersihkannya adalah dengan mengerok permukaan lidah menggunakan sikat gigi atau alat khusus untuk mengerok lidah.

Kunyah Permen Karet
Mengunyah permen karet berguna untuk self cleansing pada gigi. Permen karet dapat membersihkan sisa makanan dan plak pada permukaan gigi. Kunyahan permen karet akan merangsang peningkkatan produksi saliva sehingga mulut menjadi tidak kering dan bau mulut berkurang, Walau berguna, tetapi kandungan gula pada permen karet dapat merusak gigi, jadi jangan lupa menggosok gigi setelah mengunyahnya.

Batasi Konsumsi Gula dan Asam
Sebisa mungkin, kurangi makanan dan minuman yang mengandung gula dan asam seperti permen, coklat, atau soft drink.Karbohidrat sederhana yang terkandung di dalamnya sangat disukai bakteri. Bakteri akan membuat plak yang akan mengubah gula menjadi asam. Asam dapat mengikis enamel gigi dan membuat gigi berlubang. Akan sangat baik, jika setelah mengkonsumsi gula atau asam, sempatkan waktu untuk menyikat gigi.



Batasi Wine, Kopi dan Teh
Kandungan tannin yang terkandung pada teh dan kopi bisa mengubah warna lapisan luar gigi atau enamel. Pewarna pada minuman berwarna lain, seperti wine, sirup atau minuman bersoda juga dapat menimbulkan noda pada gigi.
Noda akan mudah terbentuk pada permukaan gigi yang kasar yang disebabkan karena plak atau anatomi gigi yang tidak rata. Pencegahannya adalah minum menggunakan sedotan dan batasi konsumsi sebanyak 1-2 cangkir sehari.

Usahan Tidak Merokok (Jangan merokok)
Pada saat merokok, asap rokok dan jutaan zat kimia lain yang terdapat pada sebatang rokok akan masuk dalam mulut dan memengaruhi jaringan dan organ yang ada dalam mulut, termasuk gigi.
Asap panas rokok juga akan mengurangi produksi ludah yang menyebabkan bau mulut, menyebabkan mulut menjadi kering dan menjadikan kondisi mulut menjadi tempat yang nyaman untuk berkembangbiaknya bakteri.

Efek lain dari merokok yaitu :
Perubahan warna gusi, gigi dan bibir menjadi lebih gelap
Karies gigi mudah terbentuk
Meningkatkan risiko kanker mulut
Mulut jadi beraroma rokok

Apabila ( tidak wajib) ingin menggunakan pemutih gigi
Efek negatif, dari penggunaan pemutih gigi adalah gusi menjadi lebih sensitif. Maka, jika ingin melakukan pemutihan gigi, cek apakah gusi Anda sehat dan aman untuk melakukan prosedur tersebut.
Pemutih gigi yang ada di pasaran seperti pemutih pada odol, strip atau kuas dapat digunakan jika kandungannya dibawah 3% dan kandungan pemutih bernama hydrogen peroksida. Teliti juga apakah produk tersebut memiliki izin dari badan/ dinas kesehatan.

Sebaik Periksakan Gigi pada Dokter Gigi yang ahli dan terpercaya
Sakit atau tidak, sebaiknya Anda rutin mengunjungi dokter gigi 6 bulan sekali. Tujuannya adalah untuk memeriksa kesehatan gigi dan mulut. Jika tidak ada masalah, Anda dapat membersihkan karang gigi. 

Ditulis Oleh : kumpulan karya tulis ilmiah // 7:09 AM
Kategori:

0 komentar:

Post a Comment