Tuesday, June 25, 2013

Perbedaan Tiga Perspektif Administrasi Publik OPA

Perbedaan Tiga Perspektif Administrasi Publik OPA (Old Public Administration), 
NMP (New Public Management),NPS (New Public Services).

Untuk menjawab kelemahan – kelemahan organisasi public, dewasa ini setidaknya ada dua yang bersaiang untuk menggatikan tipe organisasi public lama, atau sering juga disebut Old Public Administration (OPA). Pertama adalah model organisasi public yang disebut New Public Management (NPM), yaitu kelompok pemikiran yang menitikberatkan pada perbaikan manajerial dalam tubuh pemerintahan dengan meminjam gagasan – gagasan dari public privat yang dipandang lebih unggul dalam menciptakan pelayanan berbasis konsumen. Kedua adalah organisasi public yang disebut New Public Service (NPS) yang mencoba menahan laju ‘penyusupan’ gagasan – gagasan manajerial ke dalam tubuh organisasi public, yang menurut mereka sering kali dilakukan secara berlebihan.

Tiga perspektif Administrasi Publik 
No
Elemen
OPA
NMP
NPS
1.
Dasar Epistemologi
Teori politik
Teori ekonomi
Teori demokrasi, baragam pendekatan
2.
Konsep public Interest
Sesuatu yang diterjemahkan secara   politis dan tercantum dalam aturan
Kepentingan public mewakili agregasi kepentingan individu
Kepentingan public merupakan hasil dialog nilai-nilai
3.
Siapa yang dilayani
Clients & constituents
Pelaganggan
Warga Negara
4.
Peran Pemerintah
Mengayuh
Mengarahkan
Melayani


5.

Rasionalitas & Model Perilaku Manusia

Rasionalitas sinoptis, manusia administratif

Rasionalitas teknis dan ekonomis, “economicaman”, pengambil keputusan yang self-interested

Rasionalitas strategis atau formal, uji rasionalitas berganda(politis, ekonomis, dan organisasional)
6.
Akuntabilitas
Menurut hierarki administrative
Kehendak pasar  yang   merupakan hasil keinginan customers
Banyak dimensi; akuntabilitas pada nilai, publik, komunitas, norma politik, profesionalisme, kepentingan citizen
7.
Diskresi Administratif
Diskresi terbatas pada petugas administratif
Berjangkauan luas untuk mencapai sasaran entrepreneurial
Diskresi diperlukan tetapi bertanggung jawab dan bila perlu terpaksa
8.
Struktur Organisasi
Organisasi birokratis, kewenangan top-down
Organisasi public terdesentralisasi
Struktur kolaboratif  antara kepemimpinan eksternal dan internal
9.
Mekanisme pencapaian sasaran kebijakan
Melalui program yang diarahkan oleh agen pemerintah yang ada
Melalui pembentukan mekanisme dan struktur insentif
Membangun koalisi antara agensi public,   non-profit, dan swasta

 10.

 Dasar motivasi perangkat dan   administrator

 Gaji dan tunjangan disertai perlindungan bagi pegawai negeri

 Semangat wirausaha, keinginan ideologis untuk mengurangi ukuran pemerintah

 Pelayanan kepada masyarakat, keinginan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat

Secara garis besar, inilah pokok – pokok perdebatan para ahli berkenaan dengan perbandingan antara administrasi public dan administrasi privat.OPA adalah pendekatan yang sangat murni, hanya mengacu pada standar-standar administrasi public yang secara tradisional telah dikembangkan sejak abad pertengahan. Sementara itu NPM mencoba memasukan standar-standar administarsi privat ke tubuh organisasi public, dengan harapan akan menghasilkan kinerja yang sama baiknyadengan organisasi bisnis. Pendekatan NPS public semacam ‘jalan tengah’ yaitu tidak mengesampingkan ciri khas organisasi public sembari berusaha memperbaiki kinerja administrasi public secara pragmatis.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
            Organisasi public di beedakan dengan organisasi bisnis,yaitu dari aspek; (1)tujuan (antara laba dan non laba): (2) produk yang dihasilkan (antara public goods dan privat goosds): (3) cara pengambilan keputusan (antara proses demokratis/birokratis dan proses strategi bisnis),dan (4) ukuran kinerja (antara social welfare dan efisiensi).Kendati demikian,dewasa ini perbedaan antara organisasi public dan organisasi bisnis cenderung makin kabur,khususnya setelah munculnya berbagai gagasan baru untuk mengadopsi cara kerja organisasi bisnis pada organisasi public.Tujuannya adalah untuk memperbaiki kinerja organisasi public yang dipandang tidak efisien,lambat,birokratis,dan tidak berorientasi pada pengguna.
            Upaya-upaya memperbaiki kinerja organisasi public dipelopori oleh paradigm New Public Managemen (NPM),yang secra bersemanagat ingin merombak badan0badan pemerintahan menjadi seperti perusahaan swasta.Kendali hasil-hasil nyata dari pemikiran NPM telah terlihat dalam berbagai kasus,kritik terhadap pendekatan ini cukup tajam.Sejumlah ahli administrasi berpndapat bahwa organisasi public memiliki cirri-ciri dan tugas-tugas yang berbeda dari organisasi bisnis,sehingga tidak mungkin untuk mencangkokkan ide-ide bisnis ke dalam tubuh pemerintahan tanpa melakukan penyeleksian terlebih dahulu.Kritik ini menghasilkan pandangan baru,yaitu NPS,yang terutama menekankan pada jenis-jenis layanan public yang sensitive seperti pendidikan,kesehtan,transportasi public,dan lain-lain.Mereka berpendapat bahwa di sini badan-badan pemerintah memiliki peran dan tugas yang berbeda,sehingga cara pandang untuk memperbaiki kinerjanya pun mungkin tidak bisa disamakan dengan organisasi bisnis.

DAFTAR PUSTAKA
Anthony,R,N.dan Herzlinger,R.E.1980.Managemen Control in Nonprofit Organizations.Homewoods,III:Richard D.Irwan.
Averson, Paul (25 Agustus 2004), “A Balanced Scorecard for City & County Services”, http:\\www.balanced scorecard.org.
Buchanan,D.dan Boddy,D.1992.The Expretise of the Change Agent:Public Performance and Backstage Activity.Hemel Hempstead (UK):Prentice Hall.
Dale,Roger.1996.”The State and the Governance of Education:An Analysis of the Restructing of the state-Education Relationship”.Jurnal of Education Policy,Vol.11,No.11.
Dunsire,A.1973.Administration:The Word and the Science.Oxford:Martin Robertson.
Elliasen dan Kooiman.1993.Managing Public Organizatin.London:Sage.
Golemiewski,R.T,1990.”Public Sector Organization Behavior and Theory:Prespective on Nagging Problems and Real Progress”,dalam Lynn dan Wildansky (ed).
Jhonson dan Scholes.2001.Exploring Public Sector Strategy.New York:Pretince Hall.
Lovell.1994.Managing Change in the New Public Sector.Longman:Civil Service Collage.
Nutt,P.C., dan Backoff,R.W.1992.Strategy Management of Public and Third Sector Organization:A Handbook for leader.San Fransisco:Jossey-Bass.
Osborne,David dan T.Gabler.1992.Reinventing Government:How the Enterpreneurial Spirit
Transforming in public Sector.Addison-Wesley,Reading M.A.
Persons,W.1995.Public Policy:An Introduction to the Theory and Practice of Policy Analysis.Cheltenham (UK):Edward Elger.
Samuelson,P.A.1954.”A Pure Theory of Public Expenditure”.The Review of Economic and Statistic:387-389.
Sorensen,R.J.1993.”The Efficiency of Public Service Provision:Assesing Six Reform Strategy”,dalam Elliassen dan Kooiman (eds.),Managing Public Organization.London:Sage.
Steward J.1985.The Managemen of Local Government.Harlow:Longman.
Vicent-Jones,Peter.2005.”Corporatization,Competition and the Publik Interest in Health Service Regulation”makalah seminar School of Low and Center for Market and Public Organization.University of Bristol.

Ditulis Oleh : Efendi Pakpahan // 9:31 AM
Kategori:

0 komentar:

Post a Comment