Saturday, August 3, 2013

KEGAGALAN SISTEM YANG DRAMATIS

KEGAGALAN SISTEM YANG DRAMATIS

1    DEFINISI ANALISIS SISTEM
Analisis Sistem adalah sebuah istilah yang secara kolektif mendeskripsikan fase-fase awal pengembangan sistem. Analisis system adalah teknik pemecahan masalah yang menguraikan bagian-bagian komponen dengan mempelajari beberapa bagus bagian-bagian komponen tersebut bekerja dan berinteraksi untuk mencapai tujuan mereka.
Analisis system merupakan tahapan paling awal dari pengembangan system yang menjadi fondasi menentukan keberhasilan system informasi yang dihasilkan nantinya. Tahapan ini sangat penting karena menentukan bentuk system yang harus dibangun.
Tahapan ini bisa merupakan tahap yang mudah jika klien sangat faham dengan masalah yang dihadapi dengan organisasinya dan tahu betul fungsionalitas dari system informasi yang akan dibuat. Tetapi tahap ini bisa menjadi tahap yang paling sulit jika klien tidak bisa mengidentifikasi kebutuhannya akan tertutup terhadap pihak yang ingin mengetahui detail proses-proses bisnisnya. (Sumber: Hanif Al Fatta)

2    DEFINISI DESAIN SISTEM
Desain System adalah sebuah teknik pemecahan masalah yang saling melengkapi dengan analisa system yang merangkai kembali bagian-bagian komponen menjadi system  yang lenkap harapannya,sebuah system yang diperbaiki. Hal ini melibatkan penambahan, penghapusan, dan perubahan-perubahan bagian relatif pada system awal (aslinya). (Sumber: Hanif Al Fatta)

3    ANALISIS SISTEM INFORMASI
Fase ini merupakan pertama dalam pengembangan dalam pembangunan system informasi yang utamanya difokuskan pada masalah dan persyaratan-persyaratan bisnis,teroisah dari teknologi apapun yang dapat atau akan digunakan untik mengimplementasikan solusi pada masalah tersebut. Tujuan utama dari analisis system informasi ada beberapa hal, yaitu :
1.      Menentukan kelemahan dari proses-proses bisnis pada system lama untuk bisa menentukan kebutuhan dari system baru.
2.      Menentukan tingkat kelayakan kebutuhan sistem baru tersebut ditinjau dari beberapa aspek, diantaranya ekonomi, teknik, operasional, dan hukum.

4    PENDEKATAN-PENDEKATAN ANALISIS MODEL DRIVEN
Model Driven adalah analisis yang menggunakan gambar atau mengkombinasikan masalah-masalah,persyaratan-persyaratan,dan solusi-solusi bisnis. Contoh model yang sering dipakai adalah flowchart dan DFD. Contoh dari analisis dengan pendekatan model Driven adalah :
a.       Analisis terstruktur
b.      Rekayasa informasi
c.       Analisis berorientasi objek

4.1 ANASILIS TERSTRUKTUR
Dulu adalah salah satu pendekatan formal pertama untuk analisis system informasi. Analisis ini terfokus pada aliran data dan proses bisnis dan perangkat lunak. Analisis ini disebut Procces Oriented, yaitu analisis terstruktur sederhana dalam konsep.
Para analisis menggambarkan serangkaian proses dalam betuk diagram alir data (data flow diagram) yang menggambarkan proses yang ada atau yang diusulkan bersama-sama dengan input, output dan file mereka. (Sumber: Hanif Al Fatta)

4.2 REKAYASA INFORMASI DAN PEMODELAN DATA
Rekayasa informasi dulu terfokus pada struktur data yang tersimpan pada sebuah system.jadi dikatakan data centered. Model-model dalam rekayasa informasi disebut entity relationship. Rekayasa informasi dikatakan berpusat pada data karena menekankan pada pembelajaran dan analisis pesyaratan data sebelum persyaratan-persyaratan proses.
Hal ini didasarkan pada tingkat kepercayaan bahwa data dan pengetahuan adalah sumber daya perusahaan yang harus direncanakan dan dipelihara. Akibatnya analisis menggambarkan model data mentah ke dalam hubungan entitas, baru kemudian membuat diagram alir data yang menjelaskan proses-proses yang terjadi.
Rekayasa informasi sebenarnya berusaha mensinkronkan pemodelan data dengan pemodelan proses. Perbedaannya hanya terletak pada analisis terstruktur digambarkan pemodelan proses terlebih dahulu, baru pemodelan data. (Sumber: Hanif Al Fatta)

4.3 ANALISIS PEMODELAN OBJEK
Selama 30 tahun, sebagian besar pendekatan pengembangan system telah memisahkan pengetahuan (data) dari proses. Teknik objek muncul untuk memisahkan menghilangkan pemisahan data dan proses ini.  Sebaliknya data dan proses spesifik yang membuat, membaca, memperbaharui atau menghapus data itu diintegrasikan ke dalam konstruksi yang disebut data atau objek.
Satu-satunya cara untuk membuat, membaca, memperbaharui, atau menghapus data adalah dengan cara proses perletakan (embedded) yang disebut metode OOA adalah teknik yang model Driven  yang menintegrasikan data dan proses yang disebut objek. Model OOA adalah gambar-gambar yang mengilustrasikan objek-objek system dari berbagai perspektif seperti, struktur, prilaku, dan interaksi antar objek. Contoh yang paling terkenal adalah UML (Unified Modelling Language). (Sumber: Hanif Al Fatta)

5    ARTI  PENTING TAHAPAN ANALISIS
Banyak system informasi bagus yang akhirnya ditinggalkan pengguna karena system analisis tidak punya pengertian yang benar tentang organisasi. Tujuan dari analisis adalah menghindari kondisi ini, dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
a.       Siapa yang menggunakan system?
b.      Sistem yang dikembangkan akan seperti apa?
c.       Apa yang bisa dikerakan system?
d.      Kapan system akan digunakan?

Tahapan analisis sendiri akan menjadi beberapa tahapan analisis yang lebih terinci, yaitu analisis kelemahan system lama, analisis kebutuhan system baru, dan studi kelayakan yang meliputi kelayakan teknis, operasional, ekonomi, hokum, organisasional, dan jadwal. Pada analisis kelemahan system lama yang akan diganti dengan system baru.
Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kelemahan-kelemahan pada proses-proses bisnis yang ada dan memastikan system baru bisa mengatasi kelemahan-kelemahan ini. Setelah daftar kelemahan disusun, maka analisis kebutuhan system baru dilakukan. Pada analisis ini kebutuhan untuk system informasi yang baru di definisikan dan diajukan.
Kebutuhan yang diajukan kemudian diuji kelayakannya dengan beberapa uji kelayakan seperti kelayakan teknis, teknis, operasional, ekonomi, hukum, organisasional dan jadwal. Jika kebutuhan yang diajukan lolos studi kelayakan maka tahapan desain bisa dilaksakan dan spesifikasi system didefinisikan. (Sumber: Hanif Al Fatta).

Ditulis Oleh : Unknown // 3:59 AM
Kategori:

0 komentar:

Post a Comment