Showing posts with label Lagu Rohani. Show all posts
Showing posts with label Lagu Rohani. Show all posts

Friday, November 8, 2013

APAKAH PERSEMBAHAN YANG HIDUP ?

PERSEMBAHAN YANG HIDUP merupakan  : “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” (Rm 12:1) 

Kesanggupan kita dalam usaha penyebar luasan Injil keselamatan Kristus, sangat dipengaruhi kondisi kesehatan kita. Karena itu, menjaga kesehatan kita merupakan bagian penting dari penatalayanan Allah sama seperti mengelola uang, waktu, dan talenta-talenta kita. 

KISAH DUA GELAS MINUMAN. Misalnya Saudara menerima hadiah sebuah cangkir perak dan sebuah gelas kristal. Cangkir perak tahan banting sedangkan gelas kristal mudah pecah. Walaupun mudah pecah, gelas kristal tersebut tersebut sangat berguna. Dan jika Saudara menjaganya dengan hati-hati, gelas itu akan tahan terus. Namun, jika Saudara sembrono, ia akan pecah dan hancur. 

Kedua gelas ini mengibaratkan dua jenis kesehatan fisik yang dapat diwarisi seseorang. Keadaaan seseorang mungkin lebih ‘mudah pecah’ /rentan daripada keadaan fisik orang lain. Pada umumnya kita berada diantara kedua keadaan tersebut. 

Bagaimanapun keadaan kesehatan kita, semuanya kita akan mendapat manfaat bila dalam kekuatan Allah, kita memelihara kesehatan kita. Penatalayanan adalah manajemen kehidupan. Berikut ini kita akan mendalami bagaimana manajemen kehidupan mencakup pemeliharaan kesehatan kita. 

A. PARA MANAJER YANG DITUGASKAN ALLAH (Mzm 8:6; 24:1, 2). 
Apa dua prinsip dasar penatalayanan yang terdapat dalam.Kejadian 1: 1, 26? 

Karena Allah menciptakan bumi, bumi ini milik-Nya. Tetapi ketika la memberi kerajaan bumi kepada Adam dan Hawa, mereka bertanggung-jawab mengelola dan memeliharanya. Demikianlah kita menjadi penatalayan Allah. 

Bagaimana Alkitab meneguhkan adanya hubungan-di antara Pemilik dan penatalayan? Kej 9:2; Mzm 8:6; 24:1; 50:10-12. 

Setelah kejatuhan manusia ke dalarn dosa, apa cara baru Allah untuk tetap meminta tanggungjawab dari ciptaan-Nya? Yes 43:1. Bagaimana kejatuhan manusia ke dalam dosa mempengaruhi tujuan penatalayanan? Mat 28:19,20. 

Setelah kejatuhan, penyebarluasan Injil Kristus merupakan salah satu dan tujuan-tujuan penatalayanan. 

Mana bidang-bidang kehidupan yang tercakup dalam penatalayanan? Bagaimana penatalayanan tiap-tiap bidang menolong penyebarluasan In­jil? 

Hagai 2:8; Ams 3:9,10 ………………………………………………. 

Mzm 90:10-12 …………………………………………………….. 

Mat 25:14, 15 ………………………………………………………. 

Kej 2:7;1 Kor 6:19, 20 ………………………………………………. 

Waktu dan talenta; kekayaan dan kesehatan. Setiap sumber daya yang telah dipercayakan Allah kepada kita merupakan unsur kehidupan. Perhatikanlah mengapa kita patut mengakui hak Allah sebagai pemilik segala sumberdaya ini. 

Ul 5: 12-14 ………………………………………………. 

Mal 3: 8-10 ………………………………………………. 

Roma 12: 1 ………………………………………………. 

1 Kor 12:27-31 ………………………………………………. 

B. DEMI KEMULIAAN NAMANYA (1 Kor 9:25). 
"Banyak orang menuduh Allah di dalam hatinya sebagai tuan yang kejam karena menyatakan kepunyaan mereka itu adalah milik-Nya. Namun kenyataannya tak satu pun yang dapat kita bawa kepada Allah yang bukan milik-Nya. 'Sebab dari pada-Mulah segala-galanya, kata raja Daud, dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu." 1 Taw 29:14. 

Segala sesuatu adalah milik Allah, bukan hanya karena penciptaan, tetapi juga karena pene­busan. Segala berkat kehidupan sekarang ini dan kehidupan yang akan datang diberikan kepada kita dengan cap salib Kalvari" -- Perumpamaan perum­~pamaan Tuhan Yesus, hlm. 263. 

Betapa senangnya mengelola dengan setia segala berkat yang diberikan Allah kepada kita sebagai tanggung-jawab kita! Dan salah satu dari berkat-berkat itu adalah tubuh yang sehat, yang merupakan satu-satunya sarana komunikasi Allah kepada kita. 

Apa respons kita setelah mengakui Allah pemilik tubuh kita melalul penciptaan dan penebusan? 1 Kor 9:25. 

Menjaga kesehatan fisik adalah satu tanggung-jawab penting dalam penatalayanan. Demi kemuliaan nama-Nya, umat Kristen wajib hidup sesuai segala petunjuk.Pencipta dan Penebus-Nya, baik dalam segi fisik, maupun segi mental dan rohani. Hidupnya bukan untuk memuaskan keinginan­-keinginan tubuhnya. Pikiran jernih yang berguna untuk mengerti kebenaran dengan tepat, dan yang menolong seorang untuk bekerja lebih efektif bagi Tuhan sangat ditentukan oleh kesehatan yang baik. 

Ada dua prinsip besar penatalayanan yaitu Allah Pemilik dan kita pengelola. Apa pengaruh prinsip-prinsip ini bila Saudara menerapkannya dalam pengelolaan kesehatanmu? 

C. "HARUSLAH KAMU JALANI" (Ul 5:33). 
Apa hubungan janji Allah dalam Ulangan 5:33 dengan segala tang­gung-jawab penatalayanan? Hukum mana saja yang tercakup dalam frase," segala jalan yang diperintahkan Tuhan haruslah kamu jalani "? 

"Lanjut umurmu. Berkat Allah bergantung kepada ketaatan terhadap ketetapan-ketetapan-Nya.. . sebab kerjasama dengan prinsip-prinsip kekal akan , "memperpanjang" umur. Lebih jauh, kemampuan mereka menduduki Negeri Perjanjian itu bergantung kepada kelanggengan loyalitas mereka- Hak mereka atas Kanaan didasarkan pada isi perjanjian itu. Sekiranya mereka melanggar persyaratannya, mereka akan kehilangan hak atas negeri itu." - SDA Bible commentary, vol. 1, hlm. 973. 

Supaya panjang umur. Jika tubuh tidak dirawat dengan cara bijaksana akan mempersingkat waktu kita bekerja bagi Allah. Melakukan kebiasaan-kebiasaan yang salah, bekerja sampai larut malam, dan memuaskan selera degan mengorbankan kesehatan, akan merampas stamina yang kita perlukan untuk menyebar-luaskan Injil. ,Barangsiapa mempersingkat usianya dengan cara mengabaikan hukum alam berarti ia telah bersalah karena merampok Allah. Ia tidak berhak melalaikan atau menyalalah-gunakan tubuh, pikiran atau tenaga yang sepatutnya digunakan untuk melakukan pelayanan yang suci bagi Allah -- Counsels on Health, hlm. 41. 

Ciptaan Allah yang ajaib. Walaupun tubuh kita dapat dibandingkan dengan mesin, tubuh kita jauh lebih ajaib. Setiap hari tubuh mengganti sekitar 2 milyar sel yang aus. Setiap 15-30 hari, lapisan kulit luar kita berganti. 

Jantung dan ginjal kita bekerja terus-menerus. Jantung seorang yang berusia 70 tahun telah memompa paling sedikit 174 juta liter darah. 

Apa yang dapat Saudara lakukan untuk memperpanjang usia ciptaan Allah yang ajaib itu? Apa tindakan yang seharusnya Saudara lakukan tetapi tidak Saudara lakukan? Mintalah pertolongan Allah agar Saudara mampu mengikuti langkah-langkah yang terdapat pada Pelajaran “Mengubah Kebiasaan Buruk”. 

D. SEORANG HAMBA YANG BAIK DAN SETIA (Mat 25:14-30). 
Apa yang dituntut Allah dari kita sebagai manajer sumber kehidupan? Apa tuntutan-Nya dari hal penatalayanan tubuh kita? Luk 12:47,49; 1 Kor 4:2;10:31; Rm12:1;14:12. 

Pengelolaan seksama terhadap sumber kehidupan --termasuk kesehatan-­merupakan satu cara menghormati Pencipta dan Penebus kita. Pada saat kita membagi-bagikan harta kita -- mungkin uang, kekayaan, kesanggupan atau sesuatu yang dapat meningkatkan kesehatan orang lain, mereka akan menyak­sikan manifestasi kasih Kristus. 

Apa yang diajarkan Yesus mengenai pertanggung- jawaban terhadap penatalayanan dalam Matius 25:14-30? Apa maksud penatalayanan berdasarkan perumpamaan ini ? 

Yesus menandaskan bahwa kita tidak boleh melalaikan, mengorbankan atau menyia-nyiakan setiap pemberian Allah. Dalam menggunakannya, kita harus bijaksana, serta menggunakan pertimbangan yang matang bila tidak terdapat petunjuk spesifik. Jika kita melakukan hal ini, kita tidak perlu takut kalau diminta mempertanggung-jawabkan pemberian-pemberian itu.. 

"Masuklah ke dalam kesukaan tuanmu." Kita dapat mengalami kesukaan kita di dunia ini. Tetapi sukacita itu akan kita nikmati sepenuhnya saat kita b ertemu dengan orang-orang yang terdorong menyerahkan hidupnya kepada Kristus karena kesetiaan kita dalam penatalayan. (Perumpamaan perumpanraan 'Tuhan Yesus, him. 261.) 

Tulislah berberapa tindakan penatalayanan yang Saudara yakini dapat menggerakkan hati orang-orang lain untuk mengikut Kristus. 

E. “IBADAHMU YANG SEJATI" (Rm 12:1,2) 
Menurut Paulus, apa yang menggerakkan hati kita untuk,mempraktik­kan penatalayanan kesehatan? Rm 12:.1. 

Kemurahan.Allah berlimpah-limpah. Tetapi kita menyaksikan kemurahan­Nya yang paling besar di dalam Kristus, pada saat la tergantung di kayu salib, menderita karena dosa-dosa kita dan demi kita. 

Mengapa Paulus mengimbau kita agar menyerahkan tubuh kita lebih dahulu kepada Tuhan sebelum memperingatkan tentang pikiran dan rohani kita? (ay. 2) 

Sebagian besar pikiran dan jiwa kita bergantung kepada kondisi tubuh kita. Itulah sebabnya sangat penting menjaga kondisi tubuh kita agar tetap dalam keadaan prima dan tegar. Segala kebiasaan yang merusak atau pemanjaan diri yang melemahkan tenaga fisik kita akan membuat pengembangan plkiran dan rohani kita lebih sukar:" -­SDA Bible Commentary, vol. 6, hlm. 615. 

Apa maksud Paulus mengatakan "itulah ibadahmu yang sejati" dalam, ayat 1? 

Mengelola uang dengan baik akan menyanggupkan kita menyembah Allah m lalui persepuluhan dan persembahan kita. Demikian pula pengelolaan kese­hatan yang baik akan menyanggupkan kita melaksanakan "peribadatan rohani dengan mempersembahkan tubuh yang suci dan sehat kepada Allah bersama-­sama pikiran dan hati yang diserahkan.. . . Menjaga tenaga fisik supaya tetap berada pada kondisi puncak adalah peribadatan rohani. Alasannya ialah karena orang Kristen memuliakan Allah melalui tubuhnya (1 Kor 6:20; 1 Kor 10:31) dengan cara menjadi teladan dalam kasih karunia Allah yang menyelamatkan dan dengan kekuatan dan semangat berpartisipasi menyebarluaskan Injil."'-­SDA Bible Commentary, Vol. 6, hlm. 616. 

"Kesehatan selalu menjadi korban serangan faktor-faktor yang tak dapat kita kendalikan. Namun kebanyakan pengaruh yang menimbulkan penyakit yang merongrong kesehatan kita dan menyebabkan kematian prematur dapat kita hindari. Penatalayanan kesehatan yang bertanggungjawab berarti memilih meng­gunakan kendali tersebut." -- Richard, E. Ecker ‘Staying Well’, (Inter-Varsity Press, 1984: Downers Grove, 111.), hlm. 27. 

F. LAKUKANLAH (Lukas 10:30-37). 
Apa pelajaran yang dapat kita petik dari "pengaruh pemulihan" pelaya­nan kesehatan dari Lukas 10:30-37? 

Orang Samaria yang baik itu jelas tidak mendapat pendidikan kedokteran seperti Lukas. Namun Lukas menyetujui dan menulis kisah orang Samaria tersebut ia memanfaatkan balut penyembuh sederhana yang ada padanya dan membaktikan dirinya menolong orang yang memerlukan pertolongan tersebut. Apa motifnya? Lukas tidak menyatakan supaya orang Yahudi itu menjadi penganut paham orang Samaria. Kisah itu jelas mengatakan bahwa ia tidak mencari upah atau balas jasa. Itu dilakukannya hanya karena balas kasihan. 

Pergilah, dan perbuatlah demikian. Yesus jelas menghendaki agar para pengikut-Nya sepanjang zaman mengikuti perbuatan orang ini. Pada hakikat­nya, Ia memerintah hal itu: Pergilah dan perbuatlah demikian. 

"Orang Samaria yang baik itu tidak mencoba-coba melakukan tugasnya. Maksudnya ialah bahwa ia sama sekali tidak menyadari hal itu sebagai tugas -­sama seperti kita tidak akan menganggap bermurah hati kepada diri sendiri adalah tugas. Kita melakukan hal itu kepada diri kita hanya karena kita mau; demikianlah tindakan orang Samaria itu kepada orang asing tersebut. Ia me­ngasihi sesamanya sama seperti ia mengasihi dirinya sendiri." -- The Inter­preter's Bible, vol. 8, hlm. 197. 

Bagaimanakah pelayanan pribadi atau satu lembaga memenuhi perin­tah untuk mengasihi selama manusia seperti dirimu sendiri? 

Bacalah 2 Raj 4:32-35; 5:1-4,10; Kis 3:4-8; 28:8,9; Kol 4:14. Siapa-siapa yang dikatakan pada ayat-ayat ini, dan apa keunikan pelayanan mereka masing-masing? Apa persamaan mereka dalam pelayanan kese­hatan? 

"Gadis kecil itu tidak menyembunyikan imannya kepada Allah; dia menggunakannya. Dan biarlah setiap orang sekarang ini, bagaimana rendah pun keadaannya, mempunyai iman kepada Allah dan menyatakan iman kepada seorang yang memerlukan kesembuhan fisik atau moral sehingga mukjizat kesembuhan pun dapat terjadi.” – Interpreter’s Bible, vol 3, hlm 210. 

G. MENGIKUT JEJAK KRISTUS (Mat 25:31-40). 
Apa saran Matius 25:31-40 mengenai hubungan memenuhi berbagai kebutuhan orang lain dengan penghakiman Allah yang terakhlr? 

Dasar penghakiman Allah mungkin akan membuat kaget beberapa di antara kita yang telah merasa nyaman dengan ritual yang kabur atau rutin. Kepada kita tidak ditanyakan-Nya apa dan bagaimana kepercayaan, perbaktian atau kedudukan kita dalam masyarakat gereja. Melainkan la akan menanyakan, sampai sejauh mana kehidupan kita telah menyatakan peribadatan yang sejati seperti digambarkan Yakobus 1:27. 

Ketika Aku sakit engkau melawat Aku. Kata yang ditetjemahkan "melawat" juga berarti "memperhatikan" atau "merawat." Hal ini sungguh berarti suatu pengorbanan waktu dan kesenangan diri sendiri. 

Tuliskanlah beberapa cara yang dapat Saudara pikirkan untuk memeli­hara seseorang yang sakit, cacat, atau janda. Pertimbangkan bahwa pada waktu Saudara melaksanakannya akan menyita waktu Saudara untuk melakukan suatu hal lainnya. 

"Orang-orang yang dipuji Kristus pada masa penghakiman mungkin hanya mengetahui sedikit saja tentang teologi, namun telah menyimpan prinsip-prinsip Allah di dalam hati mereka. Melalui pengaruh Roh llahi mereka telah menjadi suatu berkat bagi orang-orang berada di sekeliling mereka.. . . 

"Banyak orang merasa bahwa mengunjungi tempat-tempat yang dijalani Kristus selama berada di dunia ini merupakan satu kesempatan yang luar biasa. . . Tetapi kita tidak perlu pergi ke Nazaret, ke Kapernaum, atau ke Baitani atau tempat lainnya supaya dapat mengikuti jejak Yesus. Kita dapat mengikuti jejak-Nya di sisi tempat tidur orang sakit, di pondok-pondok orang miskin, di lorong-lorong kota besar yang padat penghuninya, dan di setiap tempat di mana terdapat hati manusia yang memerlukan pertolongan. Dengan melakukan perbuatan seperti yang dilakukan Yesus ketika berada di dunia ini, berarti kita sudah berjalan mengikuti jejakNya...” Kerinduan Segala Zaman II, hlm 275-279 

KESIMPULAN : 
Memelihara kesehatan harus meliputi seluruh aspek baik fisik, mental /emosional, maupun rohani/spiritual. Sebagian orang Kristen kurang berserah pada Tuhan untuk maslaah kesehatannya. Hanya bergantung pada pengetahuan medis semata dan tidak berharap ada mujizat yang dapat terjadi di luat ilmu kedokteran. Sedangkan sebagian lagi, menganggap rohani saja yang penting; asalkan berhubungan erat dengan Tuhan, pasti Tuhan akan memberikan kesehatan meskipun yang kita lakukan melanggar prinsip-prinsip alam. Orang Kristen yang sejati akan memberikan keseimbangan dan keselarasan bagi keduanya. 

“Sebab itu, orang yang tahu apa yang baik yang harus dilakukannya tetapi tidak melakukannya, orang itu berdosa.” Yakobus 4:17 (Alkitab BIS). 

Seri pembaharuan kesehatan ini diambil dari PPA Sekolah Sabat Dewasa – Jan s/d Mar 1993.

Belajar tidak memaksakan diri untuk bekerja

Belajar untuk tidak memaksakan diri dalam bekerja : “Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu” Mazmur 119: 7. 

Karena Allah menjadikan manusia, Daud memohon kepada Allah agar kepadanya diberikan hikmat yang menyanggupkannya mempelajari segala perintah Allah. Kita pun dapat meminta hikmat kepada Allah agar kita mengerti hubungan pengendalian diri dengan kesehatan kita dan hukum-Nya. Karena Dialah Pencipta kita, Ia mengetahui yang terbaik untuk fisik, mental dan rohani kita. Kita akan membahas beberapa bidang pertarakan yang paling cocok dengan kehidupan kita. 

Pertarakan mencakup bidang yang luas dari pengendalian diri. Pergumulan dan pertolongan Allah, prinsip-prinsip pengendalian diri dapat menyanggupkan kita berbuat cukup dengan hal yang baik dna sama sekali menjaduhkan yang tidak baik. Dengan pikiran yang terang, kita akan lebih mudah mengerti kehendak Allah. 

A. BERLEBIHAN (Am 20:13; Pkh 3:17;12:12; Mrk 4:19). 
Garis bawahilah aspek tertentu dari pengendalian diri yang dibahas dalam setiap kutipan berikut ini. Mungkln sebagian kutipan ini akan membuat Saudara merasa kaget. 
  1. "Makan, minum, tidur atau melihat sesuatu tidak boleh dengan cara berlebihan. Tindakan harmonis yang menyehatkan semua tenaga, pikiran dan tubuh akan membawa kebahagiaan." -- Pertarakan, him. 134. 
  2. 'Dalam pekerjaan pun, kita harus bertarak. Kepada kita tidak diberi tanggung-jawab untuk bekerja sampai berlebihan.. . .’ 
"Sebagai ketentuan, pekerjaan siang janganlah diteruskan sampai malam ... Orang-orang yang bekerja sampai malam, sering menderita kerugian yang lebih besar daripada pendapatan-nya, karena walaupun tenaga mereka telah terkuras habis, tetapi mereka masih memaksakan diri juga." -- Pertarakan, him. 139, 140. 

3. "Ketidak-bertarakan dalam hal belajar sama halnya dengan mabuk, barangsiapa biasa melakukannya seperti pemabuk, berarti telah menyimpang dari jalan yang aman, kemudian tersandung dan jatuh di dalam kegelapan --Pertarakan, him. 140. 

4. "Salah satu penyebab yang paling menghancurkan tubuh manusia adalah upaya untuk mencari uang, keinginan besar agar menjadi kaya. Mereka mengkhususkan usaha mereka hanya untuk mengejar uang, hingga istirahat, tidur dan ketenangan hidup dikorbankan demi tujuan satu ini." -- Pertarakan, him. 140. 

Bagaimana kekayaan yang disebutkan dalam Markus 4:19 itu dapat menyesatkan? Apa artinya 'firman,"dan bagaimana ‘tipu daya kekayaan’ menghimpit firman itu? 

Bagaimana orang-orang yang disebut dalarn Luk 12:16-21 dan 18:19-21, kehilangan pengendalian diri, dan apa pengaruhnya terhadap kehidupan mereka? Bagaimana kisah tersebut memberi pengertian Markus 4:19? 

Kedua orang tersebut begitu terpesona memburu uang sehingga meng­abaikan kekayaan terbesar yaitu hidup kekal bersama Juruselamat mereka. Ketidak-bertarakan menghimpit Injil itu di dalam hati mereka sehingga tidak menghasilkan buah kesalehan. 

B. SATU LAGI KETERLALUAN! (Ams 23:1,2,21). 
Makan berlebihan secara langsung mengacaukan tu­juan pengendalian diri. Sebaliknya, jika pikiran terang kita lebih mudah memahami kehendak Allah bagi kehidupan kita. 

"Seluruh energi jiwa lebih mudah lumpuh karena makan tidak bertarak lebih daripada bekerja tidak bertarak.. . ."Segala sesuatu yang dimasukkan ke dalam perut jika tidak dapat dibentuk menjadi darah yang baik akan menghambat mesin tubuh; karena bahan itu tidak dapat diolah menjadi darah atau daging, dan kehadirannya akan membebani hati sehingga melemahkan sistem tersebut."-- Petunjuk Diet dan Makanan Anda, hlm. 107. 

Orang yang biasa makan berlebihan akan membuatnya terlalu gemuk, yang cenderung menambah timbulnya satu jenis kanker tertentu. Kege­mukan dapat juga merupakan faktor penyebab penyakit diabetes tipe II, tekanan darah tinggi, kadar gula dan kolestrol dalam darah menjadi tinggi. 

Problema lain yang timbul karena makan berlebihan adalah sakit kepala, gangguan pencernaan dan sakit perut. 

Sebutkanlah Amsal 23:1, 2,21 dengan kata-katamu sendiri. Mengapa orang yang rakus 'menjadi miskin'? 

"Kendalikanlah dirimu jika seleramu besar" (Ams 23:2, New Century, Version). 

Sebenarnya ayat 2 tidak menyuruh supaya bunuh diri (Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, apabila besar nafsumu! ). Ayat itu menggunakan gaya bahasa yang membesar-besarkan [hiperbola] sebagai suatu sarana sastra untuk menekankan keseriusan hal itu: Makan berlebihan adalah satu hal yang sangat penting ditanggulangi sehingga kita patut mengambil langkah apa pun untuk melawan pencobaan ini. 

Karena makan berlebihan membuat pikiran menjad 'gelap" dan 'melemahkan , kepekaan moral" seseorang, sebaikanya bagaimanakah kita makan, khususnya pada hari Sabat, dan mengapa? 

C. PIKIRAN GELAP; OBAT BIUS UMUM (Ams 25:27; 1 Kor 10: 31). 
Apa nasihat Arnsal 25:27 bagian pertama? Apa istilah 'modern" dapat menggantikan kata madu? 

* Membuat pikiran jadi gelap. Gula 'menimbulkan fermentasi, yang membuat pikiran jadi gelap sehingga gampang marah. . . . "Berdasarkan terang yang diberikan kepada saya, penggunaan gula yang berlebihan lebih merusak dari makanan daging" -- Petunjuk Diet Makanan Anda, hlm. 352. 

Menggunakan gula berlebihan sering menjadi penyebab berbagai gangguan kesehatan. Pertama, asam yang terbentuk karena gula dan bakteri ada di dalam mulut membuat gigi jadi busuk. Anak-anak, khususnya, merupakan korban yang paling sering mengalaminva. Memakan banyak gula ( dan juga lemak) dapat juga menyebabkan kegemukan, kematian akan lebih cepat jika kegemukan semakin meningkat. 

Ada juga hubungan gula dengan penyakit diabetes. Orang yang cenderung menderita penyakit diabetes dapat menangguhkan penyakit itu dengan banyak makan makanan berkarbohidrat kompleks dan sedikit makan - makanan gula yang diperhalus [refined sugar]. 

Yang terakhir, gula melemahkan aktivitas sel-sel darah putih. Sel-sel ­inilah yang membantu tubuh melawan penyakit dan infeksi. 

* Obat bius yang umum. Kafein terdapat pada kopi (yg dari biji kopi), cola/ minuman bersoda, teh (yg mengandung kafein), dan beberapa obat-penghilang rasa sakit, dan sebagian minuman ringan? Karena kafein termasuk obat bius, pasti mempunyai efek sampingan. 

Kafein menaikkan kadar gula darah, tekanan darah, denyut jantung. Kafein dapat menimbulkan borok usus, asam lambung dan rasa panas di perut. Risiko penyakit jantung pun bertambah. 

Kafein juga dapat menimbulkan kecemasan, depresi dan cacat lahir. Penelitian pada bewan menunjukkan bahwa kadar kafein yang tinggi dapat memperlambat perkembangan janin, menurunkan berat badan bayi, menye­babkan cacat tulang bayi; dan kematian bayi ketika dilahirkan. Dengan meminum hanya dua cangkir kopi sehari dapat memperlambat pertum­buhan tulang. 

Meminum 1-3 cangkir kopi dapat menimbulkan efek fisiologis. Bagi seorang anak, meminum sebotol minuman soda berkafein sama dengan 4 cangkir kopi bagi orang dewasa. 

Baca kemball 1 Korintus 10: 31. Mungkinkah kafein atau kelebihan gula membuat pengertian Saudara menjadi tumpul terhadap perkarn-perkara rohani? 

D. “SIAPA MERAH MATANYA?" (Ams 23:29-35). 
Apa penyebab 30 persen dari jumlah bunuh diri di satu negara; 55 persen dari kematian kecelakan mobil; 60 persen dari kekejaman terhadap anak-anak; 85 persen dari kekerasan di rumah tanggs? Ams 23: 29-35 (Statistik ini diambil darl Kathlen Whalen Fitzgerald, Alcoholism, [New York: Doubleday,198, hlm. xii) 

Hanya satu atau dua kali saja meminum minuman beralkohol, kemam­puan otak untuk menerima informasi dari beberapa sumber pada saat yang sama, ternyata menurun. Jumlah yang sama juga akan melemahkan ingatan, persepsi, dan pertimbangan. Alkohol juga mempengaruhi sistem tubuh berikut ini: 

  1. Sistem kekebalan--Alkohol menurunkan kesanggupan sel darah putih melawan penyakit, sehingga memperbesar risiko pneumonia, tuberculosis, hepatitis, dan beberapa jenis kanker. 
  2. Sistem endocrine [kelenjar buntu]-- bila seorang wanita meminum minuman beralkohol hanya dua atau tiga kali per hari, akan menaikkan risiko keguguran, kematian bayi saat lahir, dan kelahiran prematur. 
  3. Sistem peredaran darah--Meminum alkohol akan memperbesar risiko penyakit jantung koroner, menurunkan gula darah, menaikkan lemak darah dan tekanan darah sehingga menambah tekanan darah tinggi. 
  4. Sistem pencernaan -Alkohol mengganggu lambung sehingga menimbulkan borok lambung dan pendarahan. Barangkali yang paling menderita akibat alkohol adalah hati, tempat utama sistem metabolisme. Kebisaan meminum alkohol memperbesar risiko hati berlemak, dan pengerasan (cirhosis) hati. 
Bagaimana Imamat 10:1-11 menunjukkan pengaruh alkohol terhadap pertimbangan seseorang? 

Api yang asing (ay. 1). Api biasa ini bukan berasal dari mezbah korban bakaran, yang telah dinyalakan Allah Sendiri dari mulanya. 

Jangan engkau minum (ay. 9). 'Larangan ini menimbulkan pelanggaran. 
"Anggur dan minuman keras sangat melumpuhkan pertimbangan sehingga tidak sanggup lagi membedakan yang benar dan yang salah, yang suci yang tidak suci, yang halal dan yang haram. Inilah yang membuat kedua anak tersebut membawa api biasa ketika memasuki kaabah; dalam kondisi mereka seperti itu mereka tidak dapat lagi melihat perbedaannya." -- SDA Bible Commentary, vol. 1, hlm. 749. 

E. TETAPI TERTULIS DALAM ALKITAB! (UI 14:22-26;1 Tim 5:23). 
Tadi kita mendiskusikan akibat-akibat alkohol kepada tubuh dan apa kata Alkitab mengenai obat bius ini. Hari ini kita akan meneliti dua perkara utama yang sering digunakan umat Kristen untuk membenarkan kebiasaan minum alkohol sedikit. 

Ulangan 14:22-26. Kata-kata Ibrani yang digunakan untuk "anggur" "minuman keras" pada ayat 26 dipergunakan secara umum untuk minum yang sudah difermentasi atau belum. Juga, sumber kata Ibrani untuk "minuman keras" tidak pernah mencakup pengertian "keras." Asal kata itu berarti minuman manis yang dapat menjadi pahit jika difermentasi. 

Jika kita meninjau ayat 26, "anggur" dan "minuman yang memabukkan atau "minuman keras" tersebut lebih tepat minuman yang tidak difermentasi dan minuman manis. Ayat 22-26 memberikan instruksi kepada orang-orang Israel bagaimana membuat persiapan untuk menyambut hari raya panen tahunan ketika mereka membawa persepuluban mereka kepada Allah untuk mengingat kebaikan-Nya. Pada perayaan ini para imam memberikan instruksi mengenai berbagai aspek kehidupan mereka, termasuk persekutuan kudus dengan Allah dan mengokohkan hubungan rumah tangga. Mungkinkah orang Israel dapat menerima petunjuk-petunjuk tersebut se­mentara mereka sedang dipengaruhi alkohol? 

I Tiimodus 5:23. Di sini Paulus memberikan beberapa advis kepada Timotius untuk mengatasi gangguan kesehatannya. Tetapi sekali lagi, kata Yunani yang digunakan untuk "anggur" tetap dalam pengertian umum yang berarti air anggur yang sudah difermentasi ataupun belum. 

Lebih jauh lagi, catatan penggunaan air anggur manis sebagai obat terdapat dalam berbagai sumber. Aristotle (384-322 SM), Athenaeus (280 M) dan Pliny (24-79; sezaman dengan Paulus), masing-masing menasihatkan penggunaan sari anggur manis atau air anggur manis, baik dicampur dengan air atau pun dihangatkan untuk menyembuhkan sakit perut. 

Bukankah tidak masuk akal jika dalam I Timotius 6:11, 12 Paulus sunguh-sungguh menasihati Timotius untuk minum alkohol sebagal obat? Mungkinkah Timotius 'mengejar keadilan" dan 'bertanding dalam per­tandingan iman" jlka pikirannya telah menjadi gelap karena pengaruh sedikit alkohol yang digunakan sebagai obat? 

(Untuk memperoleh keterangan yang lebih rinci mengenai ayat-ayat ini, bacalah Wine in the Bible. oleh Samuele Bacchiocchi, yang diterbitkan oleh Biblical Perspectives, 4569 Lisa Lane, Berrien Springs, MI 49103;. 

Apa yang membunuh lebih 3 juta manusia di seluruh dunia tahun ini? Apa yang akan membunuh sekitar 1 juta manusia di seluruh dunia tiap bulan pada tahun 2020? Jawabannya ialah penyakit yang diakibatkan rokok. 

Secara umum, tembakau merusak semua bagian tubuh manusia yang kena tembakau. Dari kanker bibir, mulut, lidah dan paru-paru, sampai kerusakan peredaran darah, tembakau bertanggung jawab sebagai salah satu pembunuh yang paling kejam pada zaman ini. Lebih jauh lagi, meskipun tembakau tidak memabukkan, tetapi mengandung nikotin, obat bius yang menimbulkan kecanduan. Hanya dalam waktu 7 detik nikotin sudah sampai ke otak. Kecepatannya dua kali lebih cepat dari suntikan heroin ke pembuluh darah. 

Alkitab tidak menyebutkan tembakau secara khusus, bahkan tidak dikenal pada zaman Alkitab, tetapi secara umum Saudara tentu mengetahui ayat-ayat yang berkaitan dengan kesehatan yang mencela pemakaian tembakau dalam segala bentuk apa pun juga? 

Kebanyakan Industri tembakau memusatkan upaya pemasarannya di negara-negara Dunia Ketiga. Di negara-negara tersebut, pada umumnya produk tembakau tidak disertai dengan tanda amaran bahaya bahkan dipasarkan secara bebas, termasuk kepada anal-anak. Bagaimana umat Kristen dapat menghalangi kegiatan-kegiatan seperti itu ? Apakah hanya dengan menentang perusahaan-perusahaan tembakau itu ? 

Pada Wahyu 22: 14, 15 versi King James, kata ‘tukang-tukang sihir’ berasal dari bahasa Yunani pharmakos atau ‘peracun’. Arti lain dari kata pharmakon adalah ‘obat bius’. Tuhan sihir zaman dulu menggunakan berbagai obat bius. 

UPAYA UNTUK MENGENDALIKAN DIRI

UPAYA UNTUK MENGENDALIKAN DIRI : “Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh mahkota yang abadi.” (I Kor 9:25). 

Dalam Perjanjian Baru bahasa Yunani ada kata egkrateia, yang berarti penguasaan diri. Pada tahun 1611, Alkitab King James Version menerjemahkannya “pertarakan”. Kata pertarakan tampaknya kuno bagi kita. Namun konsep pertarakan tidak pernah ketinggalan zaman. Bagi umat Kristen, kita harus menguasai setiap kebiasaan dan praktik hidup yang salah dengan bekerja sama dengan Allah. Dalam 2 Kor 7: 1 ditunjukkan bahwa penyucian dan pengendalian diri sangat erat kaitannya. 

“Pemuasan selera yang tidak alami menimbulkan dosa yang menyebabkan kehancuran Sodom dan Gomora …Pemanjaan selera dan nafsu adalah dasar dari segala dosa.” – Ada kaitan yang sangat erat antara kebiasaan jasmani yang buruk dengan pembentukan tabiat, hal ini ditunjukkan dengan : (1) pikiran dikuasai oleh tubuh, (2) kehormatan diri diserahkan kepada pemanjaan selera, dan (3) menyembah diri sendiri yang seharusnya menyembah Allah. 

“Kesudahan orang-orang seperti itu adalah kebinasaan, karena nafsunya adalah Allahnya” (Twentieth Century New Testament). 

A. KEINGINAN YANG KUAT (Kej 3: 1-6; 25: 29-34; Luk 1: 13-17) 
Tidak sulit mencari kisah Alkitab yang menyatakan hubungan tabiat dengan selera. Kej 3: 1-6, Hawa menunjukkan keinginannya untuk memiliki kuasa dan kebijaksanaan. 

Ketika perempuan itu melihat. “Tiga kali disebutkan betapa menariknya buah itu; menarik seleranya, penglihatannya dan keinginannya untuk mendapat pengertian yang lebih besar. Ketika ia memandang pohon itu disertai keinginan memakan buahnya, saat itu ia telah menyerah kepada godaan setan. 

Kej 25: 29-34. Esau tidak menyadari perlunya menjauhkan dirinya dari pencobaan, karena ia sangat menginginkan makana itu dan karena ia sudah terbiasa menyerah kepad akeinginannya. Ia memikir-mikirkan keinginannya sampai selera menguasai dia, sampai nilai kesucian dan hak kesulungannya itu tak berarti lagi baginya. 

Apa yang diajarkan pengalaman Yohanes Pembaptis mengenai selera dan pembentikan tabiat ? Luk 1: 13-17. 

Mungkinkah Yohanes secara mental, fisik dan rohani sanggup melakukan kehendak Allah sekiranya ia menuruti seleranya seperti Esau ? 

B. YESUS BERDIRI DI TEMPAT ADAM (Mat 4: 1-4). 
Semuanya hilang ketika Adam dan Hawa mengizinkan selera mereka mengendalikan keputusan mereka. Tetapi Kristus datang ke dunia untuk berdiri di tempat mereka. Dia mengalahkan godaan Iblis. Kemenangannya menjadi kemenangan kita. 

Kristus menjawab setan dengan selalu mengandalkan pada “Ada tertulis …” Jika kita mendapatkan kuasa yang terkandung di dalam FirmanNya, kita akan sanggup menolak rayuan Setan. Perhatian kita bukan lagi untuk memuaskan selera fisik, melainkan hendak memuaskan kelaparan rohani. “Makanan” yang paling memuaskan adalah jawaban terhadap pertanyaan “ Apakah perintah Allah? Dan apa janji-janji-Nya?”. 

“Pada peristiwa konflik besar terakhir dengan Setan kelak, orang-orang yang setia kepada Allah akan kehilangan dukungan dunia. Karena mereka tidak mau melanggar hukum-Nya, hanya untuk menuruti kuasa duniawi, mereka dilarang membeli atau menjual … tetapi kepada orang-orang penurut itu diberikan janji, … rotinya disediakan, air minumnya terjamin.” Yes 33: 16 –Kerinduan Segala Zaman jl 1, hal 105. 

Jika kita tidak belajar mengendalikan selera fisik kita sekarang, bagaimanakah kita dapat bertahan pada ”pergolakan besar yang terakhir itu “ kelak ? 

C. MENGENDALIKAN DIRI SENDIRI (Yoh 15:5; Mzm 139:14; Mrk 9:43),. 
Setelah memiliki motivasi yang benar untuk mengendalikan diri setiap segi kehidupan, kita perlu menentukan bagaimana kita bertarak. 

Langkah 1 Yoh 15:5; Kis 3:19. Kita akan dapat mengendahkan diri jika kita menyadari bahwa -tanpa Kristus kita tidak berdaya melakukan sesuatu yang baik. Kesadaran ini akan membuat kita menyesal dan meninggalkan dosa. 

Kata Yunani yang diterjemahkan 'bertobat" dalam Kis 3:19 berarti" 'mengubah pikiran." Kata Yunani yang diterjermahkan 'bertobatlah" berarti 'berballklah." Kaitkanlah arti kata-kata ini kepada proses pengendalian diri dan pembentukan kebiasaan-kebiasaan sehat. 

Langkah 2 -.Mzm 139:14. Mengetahui bahwa "kejadian kita dahsyat ajaib" adalah satu modal dalam usaha mengendalikan diri. Jika kita mengetahui fungsi tubuh kita atau mengapa kita merasa demikian dalam keadaan, kita akan dapat membina kebiasaan-kebiasaan yang meningkatkan kesehatan tubuh dan emosi kita. 

Langkah 3 –Langkah berikutnya untuk memiliki pengendallan dirl tercermin dalam kalimat berikut : "Hendaklah kemauan itu tetap siaga dan terarah, sehingga dapat memberi tenaga kepada seluruh tubuh yang akan memberikan pertolongan ajaib pemeliharaan kesehatan kita ... Melatih kemauan ke arah yang benar mengendalikan imajinasi, dan merupakan sarana yang ampuh untu melawan dan menyembuhkan baik penyakit pikiran maupun penyakit tubuh." -- The Ministry of Healing, hlm. 246. 

Langkah 4 – Buatlah tujuan yang realistis. Contohnya, jangan mulai progran gerak badan dengan langsung berlalri sejauh 1, 6 kilometer. Mulaikah berlari dengan jarak dekat, lalu kembali berjalan biasa. Kemudian, secara bertahap tingkatkanlah jaraknya sampai mencapai jarak yang direncanakan. (Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter Saudara sebelum melakukan gerak badan berat). 

Langkah 5 --Mrk 9:43. Jauhkanlah diri Saudara dari pencobaan. Misalnya, jika Saudara tidak dapat mengendalikan acara mana yang cocok Saudara tonton di TV, lebih baik singkirkan TV itu. 

Bagaimana perbandingan kelima langkah ini dengan langkah-langkah untuk rnembuat perubahan dalam pelajaran 4? Metigaps belum memulai langkah pertama itu sekarang? Atau adakah sesuatu yang menghalangi Saudara? 

D. YANG BAIK PUN TIDAK BAIK BERLEBIHAN (Kel 16:15,18-20). 
Apa aspek dari gaya hidup sehat yang disebutkan Keluaran 16:15,18-20? 

Setiap orang Israel menerima cukup manna untux kebutubannya, sehingga tidak ada yang kelaparan atau yang terlalu kenyang. 

Hindari berlebih-lebihan. 'Orang-orang yang mengerti hukum-hukum kesehatan dan mengikuti prinsip-prinsip itu, akan menghindari hal-hal yang keterlaluan, baik pemanjaan hawa nafsu maupun pengekangan. Mereka memilih diet bukan sekadar memuaskan selera mereka, melainkan untuk membangun tubuhnya. Mereka berupaya menjaga segenap kekuatan mereka dalam keadaan yang terbaik supaya mereka dapat melayani Allah dan manusia. Karena selera mereka dikendalikan oleh akal sehat dan hati nurani hati, kepada mereka diberikan tubuh dan pikiran yang sehat. Walau­pun mereka tidak memaksakan pendirian mereka supaya diterima orang­orang lain, namun teladan mereka adalah saksi terhadap prinsip-prinsip yang benar. Orang-orang seperti ini mempunyai pengaruh yang luas untuk kebai­kan." -- The Ministry of Healing, hlm. 319. 

Kata “pertarakan” mencakup Iebih luas daripada sekadar menjauhi minuman keras. Kata itu berarti menggunakan segala yang baik cukup atau sedang-sedang saja, dan mengendalikan semua nafsu dan selera secara 

sempurna, termasuk menghindari segala sesuatu yang Keterlaluan." -- SDA. Bible Commentary, vol. 6, him. 982. 

Bagaimana Keluaran 16:15, 18-20 menggambarkan penghindaran segala sesuatu yang keterlaluan? 

Sdr. Mika bertekad hendak memakan makanan yang direncanakan Allah dari -sejak mulanya. Tetapi kenyataanya, ia kurang cermat memilih menu makanannya. Baru beberapa hari makan kacang-kacangan, buah-buahan dan padi-padian, ia sudah sakit perut dan menderita gangguan pencernaan. Apakah ia terlalu cepat mengadakan perubahan itu? 

Apa yang dapat Saudara lakukan secara pribadi, untuk menghindari keterlaluan pada saat Saudara berusaha membina gaya hidup sehat? 

E. ANAK TANGGA (2 Ptr 1 : 4-10) 
Apa peranan pertarakan dalam tingkatan kehidupan Kristen yang disebut sebagal tangga Petrus? 2 Ptr 1: 4-10. Menurut Saudara, mengapa pertarakan itu merupakan anak tangga bagian tengah? Apa maknanya? 

Pertarakan mempunyai peranan penting dalam tangga pertumbuhan kerohanian Kristen. Dalam kehidupan umat percaya “pengetahuan" mendahului "pertarakan", dan 'kesabaran" mengikutinya. Ayat-ayat ini menyatakan kebenaran fisiologi [fungsi dan proses]. Orang yang berpengetahuan akan mengendalikan dirinya dan orang yang mengendalikan dirinya akan berlaku sabar. Pertarakan adalah buah pengetahuan Ilahi. 

Semua kualitas yang disebut sebelumnya tidak akan berarti jika di dalam diri umat Kristen tidak terdapat pengendalian diri. -- SDA Bible Commen­tary, vol. 7, hlm.597. 

'Sebab apablla semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah kamu tidak akan tandus dan tidak berbuah"(2 Ptr 1:8, KJV). Kata Yunani untuk tandus dalam ayat ini berarti "malas" atau "menganggur." Dengan pertolongan Allah, seorang yang sudah memupuk sifat-sifat yang disebutkan rasul Petrus dalam 2 Petrus 1:4-7 akan terdorong bekerja bagi orang lain dan bagi Juruselamatnya. 

Bagaimana sifat pengendalian diri Kristen itu mendorongnya bekerja bagi Kristus dan bagi orang-orang lain? 

Pengendalian diri adalah pelindung terhadap merembesnya kelumpuhan moral dan kemerosotan fisik dan mental yang melanda dunia dewasa ini. 

F. TURUT BERTANDING; MENERIMA UPAH (1 Kor 9:24-27). 
Apa motif yang melatar-belakangi pertandingan dalam 1 Korlntus 9:24-27, dan bagaimana hal itu berhubungan dengan pengendalian diri? 

Untuk menerangkan maksudnya mengenai penyangkalan diri demi menolong orang lain, Paulus menyebutkan pertandingan atletik Yunani yang terkenal itu. Pertandingan ini terdiri dari perlombaan maraton, tinju, gulat dan lempar cakram. 

Untuk meraih kemenangan, para atlet ini perlu mengendalikan selera dan nafsunya. Mereka perlu menghindari perangsang dan kesenangan yang melemahkan bukan saja badannya melainkan juga pikirannya. Bahkan walaupun hal itu baik bagi mereka, mereka hanya menggunakan atau melakukannya cukup [sedang] saja. 

Sikap yang sama juga harus diikuti orang-orang yang berlari pada tujuan hadiah hidup kekal. Allah tidak akan mengaruniakan hidup kekal kepada kita jika kita menganggap bahwa kehidupan sekarang ini adalah kesempatan untuk memperoleh dan melakukan segala yang kita ingini. 

Sebaliknya, hidup kekal adalah milik "orang-orang yang memanfaatkan kehidupan sekarang ini sebagai kesempatan untuk meraih kemenangan terhadap segala sesuatu yang mengganggu kesehatan pikiran, fisik dan kerohanian mereka. Dan hal itu menunjukkan kasih dan penurutan mereka yang sejati kepada Juruselamat mereka, yang telah menanggung derita yang sangat berat demi mereka." -- SDA Bible Commentary, vol. 6, hlm. 736, 737. 

Pertarakan sejati artinya menolak untuk menggunakan atau melakukan segala sesuatu yang merusak, dan menggunakan atau melakukan secara cukup hal-hal yang baik (tidak berlebihan). Hal ini didasari motif kasih kepada Allah dan sesama manusia. Dan untuk menghidupkannya, kita mendapat kekuatan dari Bapa kita yang disurga. 

Thursday, November 26, 2009

Hari ini kurasa bahagia berkumpul

1. Hari ini kurasa bahagia berkumpul
Bersama saudara saudara semua
Tuhan Yesus tlah satukan kita
Tanpa memandang diantara kita
Bergandengan tangan dalam kasih
Dalam satu kasih berjalan dalam
Terang kasih Tuhan
Kau sahabatku kau saudaraku
Tiada yang dapat memisahkan kita 2x

2. Kegunung tinggi kunaik naik naik
Mencapai damai
Kelembah jurang kuturun turun turun
Mencapai damai
Namun akhirnya damai tiada
Kudapati juga kecuali hanya
Didalam Yesus Tuhan

3. Kudatang kehadirat-Mu membawa
Pujian dengan segenap hatiku
Kumemuji Engkau ya Tuhan
Allahku Kau patut ditinggikan
Sembah mulialah nama-Mu di bumi
Sembah mulialah nama-Mu
Reff. Kusembah kau kusembah kau

Di tempat yang maha tinggi
Sgala puji hormat kemuliaan
Bagi-Mu ya Tuhan
Kusembah kau kusembah kau
Di tempat yang maha tinggi
Allah ku ya rajaku

4. Bukan dengan kekuatanku
Kudapat jalani hidupku tanpa Tuhan
Yang disampingku Kutak dapat sendiri
Engkaulah kuatku dan penopangku
Reff. Kupandang wajahmu dan berseru
Pertolonganku datang dari-Mu
Peganglah tanganku jangan lepaskan
Kaulah harapan dalam hidupku

5. Sperti rusa rindu sungai-Mu
Jiwaku rindu Engkau
Kaulah Tuhan hasrat hatiku
Kurindu menyembah-Mu
Reff. Engkaulah kekuatan dan perisaiku
Kepada-Mu rohku berserah
Kaulah Tuhan hasrat hatiku
Kurindu menyembah-Mu
Yesuss… Yesus… Yesus
Kau berarti bagiku
Yesuss… Yesus… Yesus
Kau segalanya bagiku

6. Bagaikan bejara siap dibentuk
Demikian hidupku ditangan-Mu
Dengan urapan kuasa roh-Mu
Kudibaharui selalu
Jadikan ku alat dalam rumah-Mu
Inilah hidupku ditangan-Mu
Bentuklah seturut kehendak-Mu
Pakailah sesuai rencana-Mu
Reff. Kumau seperti-Mu Yesus
Disempurnakan selalu
Dalam setiap jalanku Memuliakan nama-Mu

TUHAN YESUS MEMBERKATI